Ikhtiar Kiai Asep Saifuddin Chalim menjaga Ribuan Santrinya dari Wabah Covid-19

0
64
Kiai Asep menjelaskan bahwa imunitas dibagi menjadi dua macam. Pertama, perbaiki mental untuk jangan takut. Kedua, mengkonsumsi makanan yang bergizi. Sejauh ini, menurut Kiai Asep, langkah itu telah dilakukannya di Pesantren Amanatul Umah Mojokerto, sehingga para santri yang berjumlah ribuan dapat terhindar dari dampak buruk virus corona. Kiai Asep menjelaskan bahwa protokol kesehatan dibagi menjadi dua macam. Pertama, protokol Islam, yakni menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan anggota badan yang lainnya agar tetap berada pada kondisi bersih. Selain itu untuk tetap konsisten memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Kedua, protokol imunitas. Kiai Asep menjelaskan yang dimaksud protokol imunitas adalah dengan mengkonsumi makanan bergizi. Seperti yang dipraktekan kiai Asep beserta ribuan santrinya untuk tidak makan sembarangan. “Di tempat kami makannnya hanya empat macam lauk pauk yaitu tempe, tahu, telur sama sayur kecambah,” ujar Kiai Asep. Menurutnya makanan tersebut merupakan saran dari para dokter untuk menambah imun. Bahwa imun yang paling baik yaitu asupannya yang baik.

Selain itu Kyai Asep juga memiliki ramuan khas Prebiotik tersendiri yang dibagikan kepada santri dan guru dalam kurun beberapa waktu. Tambahan garam dan kurma juga tidak luput sebagai tambahan untuk membentengi diri selain melakukan protokol kesehatan yang ketat sepertiĀ  menggunakan masker 2 lapis. Bentuk usaha tersebut juga disempurnakan dengan melakukan vaksinasi Sinovac kepada seluruh civitas Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, mulai dari tenaga pengajar, tenaga keamanan dan seluruh elemen. Vaksinasi untuk santri juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Dawuh beliau sudah lengkap, menjaga imun sesuai anjuran medis dan menjaga keimanan untuk senantiasa berdo’a kepada Allah SWT agar dihindarkan dari dampak buruk Covid-19.

LEAVE A REPLY